i love my life

i write to fight my short-memory-loss | my room for learning and sharing something new

Taejongdae Again

on 7 November 2012

Sabtu malam pekan lalu (27 Oktober 2012) setelah nonton acara Knock Knock Indonesia, saya menginap di tempat mbak Defri. Kami sudah merencanakan esoknya akan menjelajah Taejongdae. Sebenarnya ini adalah kali ke-3 saya pergi ke Tajongdae; yang pertama saat Busan City Tour 2011, dan yang kedua saat acara Muslim-Muslimah Gathering 2012; namun saya tidak pernah bosan dengan tempat tersebut. “Kompilasi” pemandangan yang tersusun dari gunung, bukit, hutan, dan pantai yang menjadi satu di Taejongdae membuat saya ingin kembali lagi ke tempat itu. Nah karena malamnya saya pake batik dan tidak bawa baju ganti, terpaksa ke Taejongdae dengan judul salah kostum. Lha mendaki gunung tapi pake baju batik ala kawinan dan sepatu pantovel😀

Di entrance gate terdapat information office, kita bisa meminta peta Taejongdae kepada petugasnya🙂

Taejongdae Map

Taejongdae Map

Jika kebanyakan orang mengambil rute dari point 6 ke arah kanan, maka saya dan mbak Defri mengambil arah sebaliknya. Ternyata pilihan ini tepat, …

Dari sekian banyak spot menarik yang ditawarkan (seperti terlihat di peta):

1. Memorial Monument for Sailor that Died on Duty
2. Monument of Medical Support for Veterans of the Korean War
6. Train Platform
7. Plain Playground
8. Gumyeongsa Temple
9. Taejongsa Temple
10. Memorial Monument to the Korean War
11. Lighthouse Pebble Yard
12. Yeongdo Lighthouse (Cruise)
13. Sinseon Rock, Mangbu Rock
14. Tea Kettle Island
15. Observation Deck (Statue of Mother and Children)
16. South Port View Point
17. Taewon Pebble Yard
18. Sea View Point
19. Taewon Cruise
20. Gonpo Cruise
21. Gamji Pebble Yard,

kami hanya sanggup ke beberapa bagian saja. Mengelilingi jalan utamanya saja (yang bisa dilewati Danubi, si kereta kelinci) sudah memakan jarak 4.3 km, belum lagi kalo turun atau naik ke spot utamanya yang memang hanya bisa dituju dengan berjalan kaki. Kami tidak menggunakan “jasa” (berbayar :p) Danubi sama sekali, full jalan kaki deh pokoknya😀 *alhasil si kaki lewat 3 hari baru ilang rasa “konde”-nya :p*

Tidak banyak yang akan saya tuliskan, biarlah beberapa foto ini menjadi “juru bicara” :)

Danubi Train

Danubi Train

Monument of Medical Support for Veterans of the Korean War

Monument of Medical Support for Veterans of the Korean War

Saat jalanan mulai mendaki, terlihat lautan dan gunung di kejauhan

Saat jalanan mulai mendaki, terlihat lautan dan gunung di kejauhan

Banyak tempat "rest area" untuk piknik di sepanjang jalan di dalam hutan

Banyak tempat “rest area” untuk piknik di sepanjang jalan di dalam hutan

Banyak tempat "rest area" untuk piknik di sepanjang jalan di dalam hutan

Banyak tempat “rest area” untuk piknik di sepanjang jalan di dalam hutan

Rest area dimana kita bisa memandang lautan lepas

Rest area dimana kita bisa memandang lautan lepas

Pemandangan dari gambar sebelumnya :D

Pemandangan dari gambar sebelumnya😀

Dari rest area yang menuju ke arah Lighthouse ini bisa melihat laut juga

Dari rest area yang menuju ke arah Lighthouse ini bisa melihat laut juga

Rest area terakhir, mengarah turun

Rest area terakhir, mengarah turun

Jalan setapak ke Taejongsa Temple

Jalan setapak ke Taejongsa Temple

Taejongsa Temple (1)

Taejongsa Temple (1)

Taejongsa Temple (2)

Taejongsa Temple (2)

Memorial Monument to the Korean War

Memorial Monument to the Korean War

Yeongdo Lighthouse terlihat dari kejauhan

Yeongdo Lighthouse terlihat dari kejauhan

Menuju Yeongdo Lighthouse ada 2 pilihan jalur: menanjak dan biasa; kami pilih jalur menanjak :D

Menuju Yeongdo Lighthouse ada 2 pilihan jalur: menanjak dan biasa; kami pilih jalur menanjak😀

Jalur menanjak turun (dan naik --> kalo pulangnya lewat sini juga :D)

Jalur menanjak turun (dan naik –> kalo pulangnya lewat sini juga :D) (1)

Jalur menanjak turun (dan naik --> kalo pulangnya lewat sini juga :D)

Jalur menanjak turun (dan naik –> kalo pulangnya lewat sini juga :D) (2)

Jalur menanjak turun (dan naik --> kalo pulangnya lewat sini juga :D)

Jalur menanjak turun (dan naik –> kalo pulangnya lewat sini juga :D) (3)

akhirnya sampe juga di bawah, jalan di depan itu "jalur halus" hehehe

akhirnya sampe juga di bawah, jalan di depan itu “jalur halus” hehehe

Menuju ke arah Yeongdo Lighthouse ada ini

Menuju ke arah Yeongdo Lighthouse ada ini (1)

Menuju ke arah Yeongdo Lighthouse ada ini

Menuju ke arah Yeongdo Lighthouse ada ini (2)

Yeongdo Lighthouse dari arah atas

Yeongdo Lighthouse tampak dari atas

Sinseon Rock tampak dari atas, nantinya kami akan kesana. Di kejauhan terlihat Tea Kettle Island, pulau kecil yang bentuknya mirip kettle (teko/ceret).

Sinseon Rock tampak dari atas, nantinya kami akan kesana. Di kejauhan terlihat Tea Kettle Island, pulau kecil yang bentuknya mirip kettle (teko/ceret).

Saat sampai di depan bangunan Lighthouse-nya, terpana dong kami karena ternyata harus naik tangga lagi kalo mau sampai atas mercusuar. Kami putuskan tidak masuk mercusuar, melainkan turun terus ke arah Sinseon rock. Jalan kesana berbatu, sangat tidak disarankan pakai high heels (meskipun agassi-agassi yang kesana banyak yang pake high heels).

Bangunan Yeongdo lighthouse (mercusuar) dan cafetaria + museum Dinosaurus terlihat membelakangi jalan turun ke arah Sinseon rock

Bangunan Yeongdo lighthouse (mercusuar) dan cafetaria + museum Dinosaurus terlihat membelakangi jalan turun ke arah Sinseon rock

Jalan berbatu terjal ke arah Sinseon rock

Jalan berbatu terjal ke arah Sinseon rock

Gugusan batuan

Gugusan batuan

Pasti butuh ratusan bahkan ribuan tahun membentuk formasi lapisan batuan itu! Masya Allah, praise the Lord :')

Pasti butuh ratusan bahkan ribuan tahun membentuk formasi lapisan batuan itu! Masya Allah, praise the Lord :’)

Di ujung Sinseon rock, memandang ke arah Tea Kettle Island

Di ujung Sinseon rock, memandang ke arah Tea Kettle Island

Kami duduk di Sinseon rock hingga menjelang sunset. So sweet~ :D

Kami duduk di Sinseon rock hingga menjelang sunset. So sweet~😀

Dan kamipun pulang, dengan membawa misi suatu hari akan kembali lagi ke Taejongdae dengan persiapan yang lebih mantap dan tentunya tanpa salah kostum😀

Perlu dicatat tips berikut ini jika ingin berhasil menjelajahi Taejongdae dalam 1 hari:

1. Datang saat matahari belum terlalu tinggi, antara jam 9.30 atau 10.00. Pakai pakaian yang nyaman, bawa jaket karena angin disana cukup kencang. Gunakan sepatu yang nyaman untuk mendaki (berjalan kaki). Usahakan membawa tas ransel agar lebih memudahkan perjalanan. Barang yang perlu dibawa: botol minum (tidak perlu diisi air karena di Taejongdae banyak kran tempat air minum), makanan ringan yang mengenyangkan (misalnya: kimbab), matras (tikar) untuk sholat ataupun piknik di dalam hutan.

Kran air minum (dari air ledeng yang disaring) tersedia di banyak spot sepanjang jalan utama Taejongdae

Kran air minum (dari air ledeng yang disaring) tersedia di banyak spot sepanjang jalan utama Taejongdae

2. Naik Danubi ataupun memilih berjalan kaki sama okenya, karena Danubi-pun tiketnya bisa kita pakai untuk naik-turun-naik-turun-naik di setiap pemberhentian.

Petunjuk mengenai harga dan service time Danubi

Petunjuk mengenai harga dan service time Danubi

3. (saya lupa, ntar kalo ada bakal ditambahkan deh :D)

Mari pulang~ marilah pulang~ marilah pulang~ berdua saja~😀

Sunset in Taejongdae

Sunset in Taejongdae

Jika ingin menikmati foto-foto lainnya silakan menuju Flickr saya🙂

 


One response to “Taejongdae Again

  1. […] Miracle: The Connection beetwen Kaaba, Mecca, and Golden Ratio 1.618! :’) Taejongdae Again » Nov […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: